Senin, 31 Januari 2011

Presiden adakan Rapat terbatas Bahas Mesir



Presiden SBY adakan Rapat Terbatas, menggelar rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum, dan keamanan, Senin (31/1/2011) setelah terjadi gejolak di Mesir.
Salah satu agendanya adalah membahas perkembangan di Kairo," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, terkait situasi memanas di Mesir, Kementerian Luar Negeri mengeluarkan travel advisory bagi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di sana ataupun yang berencana pergi ke negara tersebut.

"Saran dari Pemerintah Indonesia adalah untuk menimbang kembali rencana tersebut dan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri mengenai perlu atau tidaknya berkunjung ke Mesir pada saat ini," kata Marty.

Marty menambahkan, saat ini KBRI di Mesir telah menginformasikan nomor telepon yang dapat dihubungi WNI yang berada di sana ataupun yang berencana pergi ke negara tersebut. Khusus bagi WNI yang saat ini berada di Mesir, Kementerian Luar Negeri meminta mereka terus berkomunikasi dengan KBRI atau KJRI setempat.

"Kami meminta mereka agar senantiasa meningkatkan kewaspadaaan, menghindari tempat-tempat keramaian, dan berkomunikasi terus-menerus dengan KBRI kita," katanya.
Marty menambahkan, seluruh WNI yang berada di Mesir saat ini dalam kondisi baik.