Sabtu, 28 Mei 2011

Lagi-lagi Sony Dijebol, Manajemen Pilih Diam

sony
Sony Dijebol, Rumah Balai, Penderitaan Sony masih berlanjut ketika Selasa (24/5/2011), giliran situs musik Sony BMG diubrak-abrik. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan manajemen saat ini, selain aksi diam. Tidak ada eksekutif yang bersedia berkomentar dari lima insiden keamanan yang terjadi hanya dalam satu minggu terakhir ini.


Sekelompok hacker yang menamakan kelompoknya LulzCec ini menyerang Sony dengan teknik SQL injection. Teknik ini ditengarai sama dengan teknik yang digunakan oleh kelompok hacker Lebanon untuk mengambil informasi rahasia milik Sony Ericsson.

"Kami hanya ingin mempermalukan Sony lagi. Mungkin ini pembobolan yang kedelapan, atau tujuh setengah," tulis kelompok itu dalam posting anonim di sistem keamanan Sony. Sejak April, sekitar tujuh insiden menerpa Sony, mulai dari serangan anonymous di situs Sony, hingga serangan hacker ke divisi Sony BMG dan Sony Ericsson.

Jason Maloni, Eksekutif Humas untuk Krisis dari Levic Strategic Communication, menyatakan, Sony kurang bijak mengatasi masalah ini. "Seharusnya mereka bisa bicara lebih banyak," ujar Maloni. Stringer akhirnya berbicara kepada media massa setelah beberapa waktu eksekutif melakukan aksi diam. Ia hanya bilang di beberapa forum bahwa serangan itu hanya "cegukan" dalam bisnis internetnya